Home Kabupaten Purbalingga 1005 Kupon Gratis Dibagikan di Tlahab Kidul

1005 Kupon Gratis Dibagikan di Tlahab Kidul

654
0
Pasar Murah Ramadan di Desa Tlahab Kidul Kecamatan Karangreja, Sabtu (9/6) di lapangan Sarapada Tlahab Kidul.

PurbalinggaNews – Sebanyak 1005 (seribu lima) penerima paket sembako gratis memadati stand yang telah tersedia pada putaran ke-4 (empat) atau terakhir pasar murah Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga yang dipusatkan di Desa Tlahab Kidul Kecamatan Karangreja, Sabtu (9/6) di lapangan Sarapada Tlahab Kidul.

Ke-1005 penerima paket sembako tersebut merupakan golongan keluarga pra-sejahtera yang berhak atas paket sembako yang berisi daging sapi, daging ayam, minyak goreng dan beras yang tentu saja semuanya gratis. Kepala Desa Tlahab Kidul, Warjono mengatakan, jumlah tersebut telah sesuai dengan jumlah keluarga pra-sejahtera di wilayahnya. Oleh sebab itulah pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Purbalingga yang telah membantu menyediakan paket sembako secara cuma-cuma.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Purbalingga yang memusatkan pasar murah Ramadan di Desa kami. Semoga warga kami bisa merasakan dampak positif menjelang lebara,” kata Warjono.

Warjono menambahkan, Desa Tlahab Kidul yang masuk ke dalam salah satu 45 Desa merah kemiskinan memang membutuhkan intervensi dari semua pihak termasuk Pemkab untuk ikut andil mengentaskan kemiskinan di wilayah tersebut. Menurutnya, daya beli jelang lebaran yang biasanya mengalami penurunan bisa teratasi dengan adanya peran serta stake holder.

“Daya beli biasanya mengalami penurunan karena harga melambung tinggi. Namun,  kali ini sedikit teratasi dengan bermacam intervensi dari Pemkab termasuk diadakannya pasar murah Ramadan ini,” lanjutnya.

Tak hanya paket gratis, sebanyak 2386 (dua ribu tiga ratus delapan puluh enam) paket murah juga disediakan dalam perhelatan tersebut. Kepala Dinperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Purbalingga, Sidik Purwanto berujar, intervensi perlu dilakukan untuk menekan gejolak harga atau inflasi akibat permintaan tinggi namun terkadang stok tidak mencukupi.

“Inflasi bisa timbul karena permintaan tinggi jelang lebaran yang tidak diimbangi dengan stok. Maka dari itu Pemerintah perlu melakukan intervensi dengan mengadakan pasar murah Ramadam,” ujar Sidik.

Plt. Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi yang membuka pasar murah tersebut menuturkan, menjelang hari raya idul fitri semua warga masyarakat harus merasakan kebahagiaan dan ikut merasakan gempita idul fitri. Dia berharap dengan adanya pasar murah Ramadan di Tlahab Kidul bisa ikut memberikan kegembiraan bagi warga khususnya keluarga pra-sejahtera.

“Semoga warga Tlahab Kidul juga ikut merasakan kegembiraan pada saat idul fitri dan daya beli tetap terjaga,” pungkasnya. (KP-4)