Home Kabupaten Purbalingga 106 Petani di Kelurahan Bojong Terima Kartu Tani

106 Petani di Kelurahan Bojong Terima Kartu Tani

563
0
Petani di Kelurahan Bojong menerima Kartu Tani yang dibagikan oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kecamatan Purbalingga di Aula Kelurahan Bojong kecamatan Purbalingga, Jumat 20 April 2018.

PurbalinggaNews – Sebanyak 106 orang Petani di Kelurahan Bojong menerima Kartu Tani yang dibagikan oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kecamatan Purbalingga di Aula Kelurahan Bojong Kecamatan Purbalingga, Jumat (20/4). Program Kartu Tani merupakan solusi bagi petani untuk mendapatkan program pupuk bersubsidi dari pemerintah.

Menurut Kasi Pemerintahan dan Trantibum Kelurahan Bojong Urip Tridadi, dengan memperoleh kartu tani tersebut, para petani dapat membeli pupuk dengan harga miring. Urip berharap dengan adanya kartu tani, para petani akan semakin sejahtera dan dapat memudahkan mereka dalam penggarapan sawah.

Penyuluh Pertanian Kecamatan Purbalingga, Rahayu Bagus Supartono mengatakan pembagian kartu tani diperuntukan bagi petani yang telah mendaftar pembuatan Kartu Tani dengan mengumpulkan fotokopi KTP, fotokopi KK dan Fotokopi SPPT. Manfaat dari Kartu Tani adalah para petani mendapat jatah pengambilan pupuk dengan harga lebih murah.

BACA JUGA   Karanganyar Juara Umum MTQ Pelajar dan Umum Kabupaten Purbalingga

“Adapun jatah pengambilan pupuk berdasarkan rekomendasi adalah sebesar 250kg Urea dan 200 Kg NPK per 1 Ha Lahan. Untuk penggarap lahan lelang tanah, kartu tani tersebut diatas namakan kepada satu orang yaitu ketua RT setempat,”ujarnya.

Pihaknya juga menerangkan, petani harus menabung uang terlebih dahulu untuk menggunakan Kartu Tani tersebut. Sehingga Kartu Tani sebagai pengendali pupuk bersubsidi tidak bocor dan tepat sasaran kepada para petani yang membutuhkan. Petani yang tidak akan mempunyai Kartu Tani, tidak bisa membeli pupuk bersubsidi.

Sementara itu menurut salah satu penerima Kartu Tani, Suradi mengatakan, pihaknya saat ini terkendala dengan pengambilan pupuk tersebut, menurutnya pengambilan pupuk dinilai terlalu jauh, yaitu di daerah Jatisaba. Namun demikian saat ini pihaknya akan mencoba untuk berkoordinasi dengan Kelompok Tani di Kelurahan Bojong agar pengambilan pupuk dapat dilakukan di wilayah Bojong. (PI-2)

BACA JUGA   Lanud Wirasaba Gelar Kejuaraan Menembak Senapan Angin Dan Tembak Reaksi Airsoftgun