Home Kabupaten Purbalingga Adiwiyata Bentuk Generasi Muda Peduli Lingkungan

Adiwiyata Bentuk Generasi Muda Peduli Lingkungan

757
0

PurbalinggaNews –  Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.

“Selain itu, tujuannnya juga untuk menghantarkan generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta berbudaya lingkungan. Dengan adiwiyata, kedepan generasi muda juga akan mengetahui bagaiaman menegelola lingkungannya,”terang Kepala Sub Bidang Pengembangan Kapasitas Dan Kerjasama Lingkungan Hidup  pada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Propinsi Jawa Tengah Hendrajaya pada aacara Sosialisasi Program Adiwiyata di Gedung A Setda Purbalingga, Kamis (26/3/2015).

Hendra menuturka,  tujuan yang diharapkan dari kegiatan program adiwiyata selain sekolah peduli berbudaya lingkungandan juga untuk  menghantarkan generasi muda supaya lebih peduli serta berbudaya dengan lingkungan.

 “Seperti kita tahu, orang ketika akan menebang satu atau  dua pohon saja harus membakar hutan dan sebagainya. Sehingga diperlukan generasi yang berwawasan dan berbudaya lingkungan , untuk itulah  dengan sosialisasi ini, harapan kedepan Purbalingga bisa menghadirkan /mengusulkan sekolah-sekolah yang ada. Sehingga lebih banyak lagi sekolah yang mencapai predikat sekolah adiwiyata, baik untuk tingkat propinsi, nasional, bahkan lebih tinggi lagi tingkat mandiri dan tingkat ASEAN,”tuturnya.

Hendra juga menambahkan, bahwa program adiwiyata juga merupakan salah satu syarat meraih adipura kencana. Adipra kencana juga mensyaratkan adanya sekolah-sekolah yang mempunyai status sekolah adiwiyata dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

“ Karena adipura juga merupakan esensinya. Sedangkan adiwiyata  adalah bagaimana untuk melihat  peran serta masyarakat, serta pemberdayaan masyarakat. Program adiwiyata di sekolah ini merupakan prototip/bentuk kecil dari adanya peran serta masyarakat. Sehingga peran serta masyarakat, khususnya siswa sangat penting,”tuturnya.

Pada program adiwiyata, tandas Hendra, saat ini Jawa Tengah sudah ada 46 sekolah adiwiyata tingkat nasional.

“ Untuk Jawa Tengah ada dua sekolah yang diusulkan mewakili Indonesia di tingkat ASEAN, yaitu SMA di Kabupaten  Temanggung  dan  SMP di Kabupaten Wonosobo yang  diusulkan mewakili Indonesia di Award Ego Scholl tingkat ASEAN,”tandasnya.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Purbalingga Ichda Masriyanto mengatakan, bahwa program  adiwiyata tingkat kabupaten tahun ini akan mengusulkan 15 sekolah serta  menyediakan hadiah bagi peraih nilai tertinggi.

“Dari program adiwiyata tersebut akan  diambil tiga peraih nilai tertinggi dan akan mendapatkan uang pembinaan dari Pemkab. Dan pada akhir bulan ini akan diadakan penilaian ke lapangan. Dari program tersebut akan diambil 15 nominasi. Disamping dari 15 nominasi tersebut diharapkan untuk diusulkan ke provinsi. Dengan catatan nilainya paling rendanh 64,”tuturnya.

Dan kalau nilainya belum 64, sambung Ichda, sekolah tersebut akan diberikan sertifikat tingkat kabupaten.

“Karena  program ini juga ada kaitannya denga adipura kencana. Minimal kita  harus mempunyai  penghargan adiwiyata tingkat nasional sebanyak 10 sekolah. Sehingga program adiwiyata secara stimultan akan dibina, ditingkatkan serta dikembangkan,  supaya kita dapat 10 penghargaan nasiona. Sekaligus  infrastruktur lingkungan yang lain benahi agar menjadi sinkron. Karena hal itu salah satu upaya  untuk mendapatkan adipura kencana,”ujarnya. (Sukiman)