Home Uncategorized Anggaran Keterbukaan Informasi Masih Terbatas

Anggaran Keterbukaan Informasi Masih Terbatas

134
0
Zaenal ABidin Petir, Komisioner KIP Jateng

PURBALINGGA, INFO-  Anggaran untuk menyajikan keterbukaan informasi masih terbatas termasuk yang ada di Kabupaten Purbalingga. Hal tersebut disampaikan Zaenal Abidin Petir Komisioner KIP (Komisi Informasi Provinsi) saat memberikan sambutan dalam  visitasi pembuktian dokumen SAQ kegiatan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi di gedung Graha Adiguna komplek Pendapa Dipokusumo Purbalingga, Selasa (26/10/2021).

Zaenal mengatakan, untuk mewujudkan  keterbukaan informasi pemerintahan, PPID merupakan salah satu instrumen hal tersebut. Kondisi anggaran PPID yang terbatas bisa berpengaruh pada terhambatnya keterbukaan informasi yang prima. Menurutnya, instrument PPID harus menjadi garda terdepan dalam keterbukaan informasi sehingga harus dioptimalkan.

“PPID harus menjadi instrument keterbukaan informasi penyelenggaraan pemerintahan. Sehingga harus dioptimalkan dan salah satu usaha mengoptimalkan PPID adalah dukungan anggaran,” katanya.

BACA JUGA   Terjadi Kekosongan Jabatan, Bupati Tunjuk Pelaksana Harian Sekda dan 3 Pelaksana Tugas Kepala OPD Lainnya

Keterbukaan informasi yang direpresentasikan dalam PPID bisa mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Dirinya menyebutkan 3 (tiga) elemen dalam mewujudkan asas pemerintahan yaitu demokratis, transparan dan akuntabel dan optimalisasi PPID menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan.

“PPID harus optimal. Dukungan anggaran dari rumpun TAPD harus bisa menjembatani kebutuhan tersebut,” imbuhnya.

Senada dengan hal di atas, Plt. Kepala Dinas Kominfo Purbalingga, Sridadi menjelaskan bahwa optimalisasi PPID dalam rangka keterbukaan informasi di Kabupaten Purbalingga. Anggaran kecil yang dikelola oleh Dinkominfo Purbalingga bisa berdampak pada PPID yang kurang maksimal.

“Dalam 5 tahun terakhir kab.purbalingga selalu mendapat nilai yg  selalu menuju informatif  bila dapat mempertahankan nilai 93 karena tahun 2020 dan 2021 kategori penilaiannya sudah berbeda,ini tentu dapat menjadi nilai yang tinggi sehingga kab.purbalingga  dapat menjadi kab.yang  informatif,” kata Sridadi

BACA JUGA   Pasar Grumung RW 07 Kalimanah Wetan dilirik lembaga keuangan

Agus Winarno, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Purbalingga yang hadir dalam kesempatan tersebut berharap Purbalingga mendapat predikat informatif. “Kami berharap Kabupaten Purbalingga mendapat predikat informatif atau meningkat dari tahun sebelumnya” pungkasnya. (Ady/Kominfo).