Home Kabupaten Purbalingga Bupati Serahkan 2.800 Serifikat Tanah

Bupati Serahkan 2.800 Serifikat Tanah

426
0

PurbalinggaNews, Bupati secara simbolis menyerahkan 2.800 sertifikat tanah kepada masyarakat Purbalingga kepada 6 orang perwakilan.  Penyerahan sertifikat tersebut merupakan sebagian program pensertifikatan tanah dari Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga sebanyak 5.750  sertifikat.

Data dari Kantor Pertanahan Purbalingga menyebutkan 4.500 bidang program prona, 300 bidang program petani, 200 bidang program UKM. Redistribusi tanah 250 bidang, konsolidasi tanah sebesar 200 bidang dan 50 bidang program darah.

Untuk Program Prona meliputi 450 bidang di Desa Darma Kecamatan kertanegara, 450 bidang di Desa Krangean, Desa Kaliori Kecamatan Karanganyar 550 bidang, Desa Pengempon Kecamatan Kejobong 500 bidang. Desa Selakambang Kecamatan Kaligondang 500 bidang, Desa Wanogara Wetan 550 bidang dan DesaTidu Kecamatan Bukateja 300 bidang.

Sertifikat tanah petani 300 bidang di desa Losari dan 200 bidang di Desa Sumampir. Sertifikat UKM di Desajar 100 bidang, Kaligondang 50 bidag dan Kembaran Wetan 50 bidang. Redistribusi tanah  di Desapanusupan sebayak 25o bidang.

Konsolidasi Tanah 200 bidang di Desa Makam. Serta Inventarisasi penguasaan, pe,ilikan, penggunaan tanah dan pemanfaatan tanah sebnayak 2500  bidang di desa Penggandekan Kecamatan Kemangkon.

Bupati Prbalingga, Tasdi mengatakan dengan dibagikannya 2.800 sertifikat ke masyarakat diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Yakni bisa digunakan untuk hal-hal yang produktif dan bisa untuk menyekolahkan anak ke jenjang yang lebih tinggi.

“Utang boleh, namun digunakan untuk usah produktif, sehingga bisa meningkatkan pendapatan yang lebih baik,” kata Bupati saat menyerhakan Sertifikat tanah di Pendopo Dipokusumo, Selasa (27/7).

Pemberian sertifikat secara masal sebanyak 2.800 dan diserahkan di pendopo Kabupaten, menurut Bupati merupakan sejarah baru di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan selain memberikan bebungah kepada mayarakat berupa sertifikat juga sebagai ajang silaturahmi.

“Dengan berkumpulnya di pendopo akan menambah kekompakan dan kerukunan masyarakat,” kata Tasdi.

Bupati juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Kantor Pertanahan Purbalingga. Berkat kerja kerasnya semua program pertanahan di Purbalingga bisa diselesiakan sesuai waktunya.

Sedangkan penyerahan sertifikat secara masal bagi Kepala Kantor Pertanahan Purbalingga, Khamdan Ambari menjadi kenangan yang tak akan terlupakan. Karena di masa purna tugasnya pada 1 Agustus mendatang telah melaksanakan tugasnya secara baik.

“Penyerahan 2.800 sertifikat menjadi sangu pensiun,” kata Ambari

Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah, Lukman Hakim mengatakan di Jawa Tengah baru ada 56 persen tanah yang bersertifikat. Pada tahun 2016 Program sertifikasi tanah di Jawa Tengah mempunyai kuota 99 ribu sedangkan untuk tahun 2017 naik menjadi 320 ribu.

“Dengan adanya sertifikat diharapkan dapat meninimalisir konflik baik konflik, “ katanya

Konflik pertanahan sering terjadi bisa antar masyarakat, mayarakat dengan pemerintah dan pemerintah dengan pemerintah. Jika terjadi konflik Lukman berharap harus dicari win-win solution nya.  (Sapto Suhardiyo)