Home Kabupaten Purbalingga Deklarasi Pemilu Damai di Purbalingga Diikuti Semua Parpol

Deklarasi Pemilu Damai di Purbalingga Diikuti Semua Parpol

556
0
Parpol Menandatangani Pakta Kampanye dan Pemilu Damai

PurbalinggaNews- Seluruh Partai Politik (Parpol) yang ada di Purbalingga menghadiri deklarasi Pemilu damai dan penandatanganan pakta Pemilu aman dan damai, Rabu (19/9) di alun-alun Purbalingga. Deklarasi tersebut merupakan prakarsa dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga sebelum masa kampanye 23 September mendatang.

Tak hanya Parpol peserta 2019 yang mengucapkan deklarasi Pemilu damai, pengucapan deklarasi juga diikuti Plt. Bupati Purbalingga, Kapolres Purbalingga, Dandim 0702 Purbalingga dan unsur Forkopimda lain. Dipimpin oleh ketua Bawaslu Purbalingga, Imam Nurhakim, pengucapan deklarasi tersebut berjalan lancar dan disusul penandatanganan.

Isi  dari deklarasi tersebut di antaranya siap untuk menjaga kondusifitas di Purbalingga selama tahapan Pemilu 2019 berlangsung, siap menerima hasil Pemilu dan siap membantu Polri memberantas hoax atau berita bohong yang dihembuskan pihak yang tidak bertanggung jawab dan hanya meraih kekuasaan sesaat.

BACA JUGA   Pemantauan Makanan, Dinkes Purbalingga Temukan Cumi Kering Berformalin

“Siap membantu Polri guna memberantas hoax yang bisa memecah belah kesatuan dan persatuan,” kata Imam Nurhakim ditirukan peserta deklarasi.

Pekan lalu KPU Purbalingga menjadwalkan deklarasi Pemilu dan kampanye damai yang dikuti semua pihak terutama Partai Politik. Menurut ketua KPU Purbalingga, Sri wahyuni, deklarasi tersebut walaupun tidak ada dalam anggaran KPU Purbalingga, harus tetap dilakukan untuk sejauh mana komitmen Parpol dalam melaksanakan kempanye dan Pemilu yang damai, aman serta kondusif.

“Surat edaran sebenarnya hanya sampai di KPU Provinsi dan kami tidak mempunyai anggaran untuk acara tersebut. Tetapi acara tersebut harus tetap terselenggara agar Pemilu di Purbalingga benar-benar aman dan damai,” ujar Sri Wahyuni beberapa waktu lalu. (KP-4)

BACA JUGA   Sosialisasi Sudah Dilakukan, Pelanggaran Pemasangan APK Masih Ada