Home Kabupaten Purbalingga Dinsoldalduk KB P3A Susun Parameter Kependudukan Purbalingga

Dinsoldalduk KB P3A Susun Parameter Kependudukan Purbalingga

1094
0
Sekretaris Dinsosdalduk KB P3A memberikan sambutan pada Sarasehan Penyusunan Profil Kependudukan di Aula Dinsosdalduk KB P3A

PurbalinggaNews – Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsosdalduk KB P3A) Kabupaten Purbalingga setiap tahunnya menyusun parameter kependudukan di Kabupaten Purbalingga. Parameter kependudukan merupakan satu bentuk analisis untuk mempelajari kejadian atau fenomena dalam kependudukan.

“Yang meliputi jumlah penduduk, kemudian sex ratio penduduk, jumlah penduduk laki-laku perempuan, kepadatan penduduk, laju pertumbuhan penduduk dan lain sebagainya,” kata Sekretaris Dinsosdalduk KB P3A Kabupaten Purbalingga, Pandansari, Jumat (8/9).

Tujuan disusunnya parameter kependudukan ini yakni untuk mengetahui keberhasilan dari pelaksanaan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kabupaten Purbalingga. Dari data yang ada di profil parameter ini tidak hanya digunakan untuk merencanakan dan mengukur keberhasilan dari program KKBPK melainkan untuk kegiatan lain yang terkait.

“Jadi, tujuan utamanya penyusunan parameter kependudukan ini adalah supaya tersedia data dan informasi dari aspek kependudukan,” tegasnya.

Pandansari menjelaskan kondisi kependudukan saat ini baik dalam arti jumlah, kualitas maupun persebaran merupakan tantangan yang berat bagi pembangunan bangsa Indonesia. Fenomona seperti ini memerlukan perhatian dan penanganan secara seksama, sungguh-sungguh dan berkelanjutan.

“Salah satu upaya yang telah dan perlu terus dilakukan oleh pemerintah adalah dengan pengendalian jumlah penduduk dan peningkatan kualitas penduduk melalui program KB,” terang Pandansari.

Hal ini rupanya sejalan dengan Undang-Undang Nomor 52 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Karena yang dimaksud KB merupakan upaya untuk mengatur kelahiran anak, jarak, dan usia ideal melahirkan.

“Selain itu, KB dilakukan melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas,” imbuhnya.

Dalam profil kependudukan Kabpaten Purbalingga yang telah disusun oleh Dinsoldalduk KB P3A menganalisis parameter kependudukan dari tahun 2010 hingga 2017. Profil kependudukan ini memuat Jumlah Penduduk, Sex Ratio, Kepadatan Penduduk, Angka Harapan Hidup, Rasio Ketergantungan, dan Laju Pertumbuhan Penduduk.

“Kemudian ada juga Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), Median Usia Kawin Pertama Wanita, Rata-Rata Lama Sekolah dan Prevalensi Penggunaan Alat Kontrasepsi (CPR),” tambah Pandansari. (PI-7)