Home Uncategorized DPRD dan Pemda Purbalingga Setujui Bersama RAPBD Tahun 2023

DPRD dan Pemda Purbalingga Setujui Bersama RAPBD Tahun 2023

140
0
DPRD dan Pemda Purbalingga Setujui Bersama RAPBD Tahun 2023
DPRD dan Pemda Purbalingga Setujui Bersama RAPBD Tahun 2023

PURBALINGGA INFO – DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga menandatangani persetujuan bersama Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Purbalingga, H. R. Bambang Irawan. Rapat Paripurna tersebut digelar pada Jumat (25/11), bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Purbalingga.

RAPBD yang disepakati sebesar Rp 2.083.771.949.000 atau Rp 2,083 Triliun. Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan juru bicara Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Purbalingga, Cahyo Susilo, dalam laporan hasil pembahasan RAPBD tahun 2023.

“Berdasarkan Rapat kerja Badan Anggaran DPRD dalam membahas RAPBD Tahun Anggaran 2023 diperoleh hasil dengan uraian sebagai berikut: Pendapatan Daerah sebesar Rp 2.008.771.949.000 dan Belanja Daerah sebesar Rp 2.078.409.449.000,” ungkap Cahyo.

BACA JUGA   KPK Ingatkan Modus Korupsi Kepala Daerah

Kemudian untuk pembiayaan daerah, lanjutnya, terdiri dari penerimaan sebesar Rp 75 Miliar, kemudian pengeluaran sebesar Rp 5 miliar.

Berdasarkan hasil pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2023, Badan Anggaran memberikan beberapa saran untuk ditindaklanjuti. Salah satunya yakni dengan melakukan upaya peningkatan Pendapatan Dana Transfer Pemerintah Pusat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak, Dana Alokasi Khusus serta Dana Insentif Daerah.

DPRD dan Pemda Purbalingga Setujui Bersama RAPBD Tahun 2023

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menjelaskan tentang informasi rincian alokasi transfer ke daerah yang terdiri dari dana bagi hasil, DAU, DAK, Dana Desa, serta hibah.

“DAK, dana desa dan hibah bersifat earmarked, yaitu sudah ditentukan penggunaannya oleh pemerintah pusat. Sehingga penganggaran dalam APBD harus disesuaikan dengan alokasi dan kebijakan kementerian teknis.” Ujar bupati Tiwi.

BACA JUGA   Bupati Lepas 4 Atlet dan 1 Official Untuk Mengikuti PON XX dan Peparnas XVI di Papua

Sementara itu, lanjut bupati, berbeda dengan pengaturan DAU tahun sebelumnya. Dalam DAU Tahun 2023 terdapat DAU yang bersifat spesifik yang besaran maupun penggunaannya telah ditetapkan (mandatory), yaitu DAU P3K, DAU Kelurahan, DAU bidang pendidikan, kesehatan dan bidang pekerjaan umum.

Secara total DAU Tahun 2023 lebih besar Rp 24,68 miliar dibanding alokasi dalam RAPBD.  Namun demikian, dalam DAU tahun 2023 terdapat DAU yang bersifat spesifik sebesar Rp 177,03 miliar sehingga DAU yang tidak ditentukan penggunaannya hanya Rp 682,56 miliar atau lebih rendah Rp 152,35 Miliar dari RAPBD Tahun 2023 yang sebesar Rp 834,91 miliar.

Selain itu, pasca terbitnya surat DJPK Kemenkeu, terdapat informasi adanya penambahan alokasi DBHCHT sebesar Rp 4,6 miliar dan hibah upland sebesar Rp 1,062 miliar dari reschedule AWP, sehingga perlu dilakukan penyesuaian pendapatan maupun belanjanya.

BACA JUGA   Dalam Tiga Tahun, PAD Naik Rp 64,5 Miliar

Kemudian terkait rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023 yang telah disetujui bersama tersebut, selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur untuk mendapatkan evaluasi.  

“Kita berharap Raperda yang telah kita sepakati ini dapat segera ditetapkan menjadi peraturan daerah, sehingga kegiatan-kegiatan yang direncanakan dapat segera direalisasikan” pungkasnya. (GIN/Kominfo)

Previous articleRatusan Petani Purbalingga Terima Bantuan Mesin Pompa Air Berbahan Bakar Gas
Next article9 Atlet Esports Purbalingga Lolos Putaran Final, Optimis Menangkan Kejurda ESI Jateng 2022