Home Kabupaten Purbalingga Dua Pemuda Pelopor Asal Purbalingga Siap Melaju Ke Tingkat Nasional

Dua Pemuda Pelopor Asal Purbalingga Siap Melaju Ke Tingkat Nasional

704
0
Para pemuda pelopor saat menjalani pembekalan oleh Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng selama dua hari (8-9/8), di Semarang.

PurbalinggaNews – Dua pemuda pelopor tingkat Jateng asal Kabupaten Purbalingga, selama dua hari (8-9/8) menjalani pembekalan oleh Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng di Semarang. Kedua pemuda pelopor ini akan mewakili Jateng ke lomba yang sama di tingkat nasional.

“Kedua pemuda pelopor itu yakni Nofi Bayu Darmawan mewakili  Bidang Pendidikan dan Dona Wahyu De Fretes mewakili Bidang Sosial, Budaya dan Pariwisata (Sosbudpar),” kata Kepala Bidang Pemuda dan Olah Raga pada Dinas Pemuda Olah raga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga, Kustinah S.STP, M.Si, Rabu (8/8).

Keduanya dinyatakan sebagai Pemuda Terbaik I pada masing-masing bidang setelah melalui proses fact finding (pencarian fakta) yang sudah dilaksanakan 21 dan 23 Juli yang lalu. Berdasarkan Hasil Fact Finding Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 kedua peserta dari Purbalingga ini akan kembali berkompetensi dengan provinsi lainnya se-Indonesia.

Nofi Bayu Darmawan merupakan warga asli Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol yang merintis Kampung Marketer Bisnis Internet di desanya. Sedang Dona Wahyu De Fretes merupakan pencetus lahirnya Kampung Warna yang berada di Kecamatan Bobotsari tepatnya di Dusun Kampung Baru, Jalan Pemuda Rt 01/Rw 08 Desa Bobotsari Kecamatan Bobotsari.

“Pembekalan kepada kedua pemuda pelopor ini meliputi penyusunan dan perbaikan makalah, penyusunan paparan dan latihan paparan,” ujar Kustinah.

Kustinah bersama Kepala Dinporapar Purbalingga, Yanuar Abidin, SH yang mendampingi kedua peserta itu mengatakan, lolosnya kedua pemuda pelopor asal Purbalingga untuk melaju ke tingkat nasional merupakan prestasi yang luar biasa. Hal ini  merupakan kali pertama dua orang peserta berhasil menjadi juara I tingkat Provinsi Jateng dan melaju ke tingkat nasional.  Tentunya ini akan menjadi motivasi bagi pemuda-pemuda di Kabupaten Purbalingga untuk dapat menuangkan segala ide dan aspirasinya dalam karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Mereka berdua ini memang sangat menginspirasi  dan diapresiasi oleh banyak pihak baik oleh masyarakat maupun Pemerintah Daerah setempat sebagai wujud nyata kepeloporan yang layak ditunjukan untuk mewakili daerahnya,” ungkap Kustinah.

Secara terpisah, Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) berharap agar ilmu yang ia dapat oleh para pemuda pelopor bisa dikembangkan ditularkan kepada rekannya yang lain untuk memajukan desanya.

“Saya harap ini bisa menjadi trigger (pemicu) semangat pemuda-pemuda yang lain untuk berkreasi, berinovasi. Kami memohon juga doa dari masyarakat Purbalingga agar Dona dan Nofi bisa  berhasil dalam kompetisi Pemuda Pelopor di tingkat Nasional,” katanya.

Tiwi juga mengapresiasi karya-karya mereka dan terkagum ternyata banyak generasi muda di Purbalingga yang memiliki ide out of the box namun selama ini belum diketahui dan terakomodir oleh Pemkab Purbalingga. Ia berkomitmen agar karya-karya mereka bisa dikomunikasikan ke dinas terkait untuk lebih dikembangkan.  (*)