Home Kabupaten Purbalingga Eks Anggota Gafatar di Data Ulang, Jumlahnya Bertambah Jadi 103 Orang

Eks Anggota Gafatar di Data Ulang, Jumlahnya Bertambah Jadi 103 Orang

341
0

PurbalinggaNews – Sebanyak 102 orang eks anggota Gafatar yang ditampung sejak kedatangannya Sabtu petang (30/1) di gedung Balai Benih Ikan (BBI) Kutasari Purbalingga di data kembali. Pendataan dimaksudkan untuk menginventarisir kembali jumlah eks anggota Gafatar yang kembali ke Purbalingga serta untuk mengetahui kecocokan data dari eks anggota Gafatar sebelum mereka berpindah ke Kalimantan. Karena dari sejumlah eks anggota Gafatar yang ada di penampungan tersebut terindikasi ada yang bukan merupakan orang asli Purbalingga.

Pendataan dilaksanakan oleh tim dari Inafis Polres Purbalingga dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Purbalingga. Cek kesehatan juga dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga. Sementara itu Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertras) Kabupaten Purbalingga menyediakan dapur umum untuk konsumsinya.

Kepala Dindukcapil Nur Hamam menjelaskan, berdasarkan pendataan ulang yang dilakukan, jumlah eks Gafatar Purbalingga bertambah menjadi 103 orang dari data sebelumnya 102 orang. Saat dilakukan pendataan, ternyata ada dua warga yang tidak masuk ke dalam data pemerintah provinsi. Yakni istri dan anak warga eks Gafatar asal Purbalingga.

“Sehingga data terakhir ditemukan 103 warga, rinciannya 101 warga yang masuk daftar pemprov, ditambah dua warga yang belum terdata. Tidak semua eks Gafatar yang pulang ke Purbalingga merupakan warga asli Purbalingga,” katanya usai pendataan, Minggu (31/1).

Nur Hamam menjelaskan, dari data yang ada hanya 71 warga asli Purbalingga yang dipulangkan ke Purbalingga. Hal itu dibuktikan dengan terdaftarnya Nomor Induk Kependudukan (NIK). “Ada 32 orang yang bukan berasal dari Purbalingga, namun mereka ikut pulang ke Purbalingga karena memiliki kekerabatan dengan eks Gafatar asal Purbalingga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Purbalingga Satya Giri podo menuturkan, sebelum dipulangkan eks Gafatar terlebih dahulu menjalani pembinaan oleh Foerum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Purbalingga. “Sementara orangtuanya mendapatkan pembinaan, nanti anak-anak akan diberikan edukasi dan permainan yang representatif dari Polwan dan anggota Satpol PP,” kata Setya Giri.

Pembinaan tersebut akan dilaksanakan mulai Minggu sore sampai dengan eks anggota Gafatar siap dipulangkan kembali ke masyarakat.

Pengamatan dilapangan, terlihat sejumlah keluarga Eks Gafatar juga datang menjenguk saudara mereka yang ada di penampungan. Keluarga yang hadir dapat menemui keluarga tetapi diluar area gedung dengan ijin dari petugas keamanan. Keluarga yang datang berharap bahwa pemerintah dapat memfasilitasi dan memberikan pembinaan pada keluarga mereka eks anggota Gafatar agar nantinya dapat pulang kembali ke keluarga dalam keadaan baik dan bisa kembali diterima di masyarakat. (Taufik)