Home Kabupaten Purbalingga FK Metra Purbalingga Ikuti Lomba Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Jawa Tengah

FK Metra Purbalingga Ikuti Lomba Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Jawa Tengah

744
0
Peserta FK Metra saat mengikuti Lomba Pertunjukan Rakyat Tingkat Jawa Tengah, di Taman Budaya Raden Saleh, Semarang, Sabtu (28/4)

PurbalinggaNews – Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Purbalingga mengikuti lomba pertunjukan Rakyat Tingkat Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah. Lomba dilaksanakan di Taman Budaya Raden Saleh, Jln Sriwijaya Semarang,  Sabtu (28/4).

Ketua FK Metra Yuwono mengatakan kegiatan pertunjukan rakyat kerap diikuti oleh FK Metra Purbalingga. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan hiburan juga memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan isu-isu yang sedang ngetren di Jawa Tengah. ”

“Untuk mengikuti perlombaan kita bawa 6 orang niaga (penambuh alat musik calung), 2 orang penari, 1 orang sinden, serta 4 orang pemain,” kata Yuwono.

Sedangkan sutradara FK Metra, Sutarko mengatakan pada pentas pertunjukan rakyat kali ini mengambil judul “Mlethek Dhewek”, yang bercerita tentang kisah Badhut yang sedang menggalang dukungan salah satu pasangan calon gubernur dan wakilnya. Di tengah perjalanan Ki Badhut menemukan permasalahan yakni Ki Poeng yang mau mencoblos jika diberi uang, dan Nyi Sinden yang golput, dikarenakan telah beberapa kali Pilkada tapi setelah terpilih lupa akan janjinya.

BACA JUGA   Peningkatan Kesejahteraan Guru Paud Akan Dikaji

Ki Badhut yang nota bene kurang memahami peraturan Pilkada, kemudian memanggil Ki Dalang untuk memberikan pencerahan. Ki Dalang mengatakan money politik sangat dilarang dalam peraturan perundangan-undangan, dengan adanya money politik akan menghasilkan pemimpin yang cenderung menyalahgunakan kekuasaan. Sedangkan untuk memilih golput menurut Ki Dalang sangat  kurang bijaksana dikarenakan satu suara pemilih dapat menentukan lima tahun kedepan di Jawa Tengah.

“Hajat pilkada kudu disengkuyung kabeh pawongan ora gedhe ora cilik kudu melu nyuksesaken Pilgub Jateng 2018. Supaya kahanan ayem, tentrem, damai lahir batin, kuwe wujud nyata slogan Pilgub Jateng yakni Becik Tur Nyenengake,” katanya.

Sebagaimana diketahui seleksi pertunjukan telah dilaksanakan di 5 tempat yakni di Boyolali, Gerobogan, Pekalongan, Rembang dan terakhir di Semarang.

BACA JUGA   Ketika Gubernur Menguji Anak SMK Menyanyi Tembang Jawa

Sedangkan untuk di Semarang diikuti oleh Purbalingga, Temanggung, Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kota Magelang Purworejo, Semarang, dan Kebumen. (PI-2)