Home News Ekonomi Horeka di Purbalingga dilarang pakai Gas LPG 3 Kg

Horeka di Purbalingga dilarang pakai Gas LPG 3 Kg

1118
0
Salah seorang karyawan agen gas LPG sedang bongkar muat

 

PurbalinggaNews, Hotel, restauran dan cafe  (Horeka) di Purbalingga dilarang memakai gas LPG 3 kg, hal tersebut di umumkan dalam surat edaran Bupati Purbalingga tanggal 18 September 2018, Nomor 500/0982/2018. Surat edaran dikeluarkan berdasarkan peraturan menteri energi dan sumnberdaya mineral (ESDM) nomor 26 tahun 2018.

Dalam surat edarannya, Bupati Purbalingga menekankan, Horeka harus menggunakan LPG non subsidi seperti LPG 12 kg, Bright Gas 5,5 kg, Bright Gas 12 Kg serta LPG 50 kg. Yang berhak menggunakan LPG bersubsidi adalah rumah tangga berpenghasilan Rp 1,5 jt perbulan dan usaha mikro.

Bupati juga menghimbau kekpada seluruh Apatarur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMD dalam wilayah Kabupaten Purbalingga agar tidak menggunakan LPG 3 kg dan beralih ke LPG non subsidi. Pengalihan tersebut diharapkan dapat menggurangi beban pemerintah yakni belanja subsidi yang dibebankan pada LPG 3 kg.

BACA JUGA   Wiwit Cahyani Juara 1 Lomba Desain Motif Batik ‘Wayang Suket’

Sedangkan kabid perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Industri (Dinpetindag) Kabupaten Purbalingga Johan Arifin mengatakan dengann adanya surat edaran Bupati tersebut kelangkaan gas LPG 3 kg dan harga jual diatas Harga Eceran tertinggi (HET) bisa diminimalisir. Dengan adanya SE Bupati tersebut, Dinperidag juga telah berkoordinasi dengan hiswana LPG Purbalingga dan pertamina Rayon 4 Cilacap.

“ Kami bersama-sama akan melakukan monitoring atau pengawasan secara berkala kepada hotel, resoran, catering sarta usaha pertenakan yang diindikasikan masih menggunakan LPG bersubsidi,” katanya saat dihubungi melali pesan whatsapp, Jumat (28/9).

Sanksi akan ditekankan kepada unit distribusi LPG bersubsidi, lanjut Johan baik penyalur (agen) mapun sub penyalur (pengecer). Sanksi akan diberikan mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, sampai pada rekomendasi pencabutan ijin usaha.

BACA JUGA   Dekranasda dan Pemkab Purbalingga Siapkan Branding Daerah, Enam Produk Dipilih

“ Bagi Horeka yang masih menggunakan gas LPG 3 Kg akan kami menghimbau untuk segera beralih menggunakan LPG non bersubsidi, apabila masih ada maka akan kami umumkan Horeka tersebut di media agar manyarakat mengetahui dan mendapatkan sanksi moral oleh masyarakat,” ujarnya. (PI-2)