Home News Ekonomi Kelompok Tani Penolih Dapat Bantuan Drone Pertanian

Kelompok Tani Penolih Dapat Bantuan Drone Pertanian

38
0
Kelompok Tani Penolih Dapat Bantuan Drone Pertanian

PURBALINGGA INFO – Untuk menumbuhkan minat generasi muda agar terjun di bidang pertanian, kelompok tani “Mekar Tani” desa Penolih Kecamatan Kaligondang Purbalingga menerima bantuan dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah berupa drone pertanian (Rindan). Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalingga, Mukodam di Balai Desa Penolih, Kamis (22/9).

Mukodam juga menyampaikan, Rindan tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk para petani khususnya di desa Penolih. Dengan adanya Rindan ini juga diharapkan bisa membuat pekerjaan para petani lebih efisien biayanya dan meningkatkan kapasitas produksi. Mukodam berharap nantinya di desa Penolih juga ada yang bisa mengoperasikan Rindan tersebut.

“Mengingat strategisnya bidang pertanian kita berharap adanya regenerasi, di beberapa kecamatan kita juga sudah membentuk pemuda pertanian,” katanya.

Drone dengan 4 penggerak ini mampu membawa tangki bervolume 5 liter air. Dengan tegangan 48 volt, berat jika tangki terisi penuh 15,75 kg drone ini mampu terbang selama 20 menit dengan 2 baterai. Luas lahan yang mampu dijangkau Rindan tersebut kurang lebih 5.576 m². Selain itu, drone tersebut juga dilengkapi dual kamera dan GPS untuk memetakan area yang akan dijangkau.

Drone Pertanian (Rindan) bantuan untuk kelompok tani Desa Penolih Kaligondang Purbalingga

“Harus ada personil yang bisa mengoperasikan. Saya berharap dengan perkembangan teknologi para petani muda semakin tertarik dengan dunia pertanian,” imbuh Mukodam.

Hadir dalam acara tersebut, Kabid Inovasi Dan Teknologi Bappeda Provinsi Jateng, Agung Koenmarjono. Agung mengatakan bantuan Rindan tersebut merupakan langkah Pemprov Jateng untuk mengantisipasi agar tidak terjadi krisis pangan. Fungsi Rindan tersebut, lanjut Agung, untuk mempermudah petani dalam penyemprotan pestisida dan pemupukan.

“Drone ini kita harapkan bisa mendukung perkembangan pertanian karena bisa mempercepat salah satu proses produksi yakni penyemprotan pestisida dan pemupukan,” pungkasnya. (fph/kominfo)