Home Kabupaten Purbalingga KPAD Sosialisasikan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS

KPAD Sosialisasikan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS

532
0
Sosialisasi Penanggulangan HIV-AIDS di Aula Kecamatan Karangmoncol

 

PurbalinggaNews, Guna mencegah penyebaran HIV-AIDS di Purbalingga yang dari tahun ke tahun semakin meningkat, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Purbalingga melakukan sosialisasi pencehanan dan penanggulangan HIV-AIDS.

Sosialisasi tersebut kali ini dilakukan di Kecamatan Karangmoncol dengan jumlah peserta sebanyak 180 orang, yang diikuti oleh Forkompimcam, kepala UPT, Kepala Desa, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda serta pengurus PKK kecamatan dan desa.

Sekretrais KPAD Purbalingga, Heni Ruslanto mengatakan kasus HIV di Karangmoncol juga mengalami peningkatan. Sampai Juni di Karangmoncol terdapat 15 kasus yang terdiri dari 9 kasus HIV dan 6 Kaus HIV dan diantaranya telah meninggal dunia ada 5 orang. Sedangkan untuk Purbalingga sampai Juni terdapat 277 kasus dengan rincian 224 HIV, 58 AIDS dan 32 meninggal dunia.

BACA JUGA   Sidak Ke SKPD Bagian Dari Survei

“ Pemahaman masyarakat yang masih kurang dengan HIV-AIDS sehingga menimbulkan banyak diskiminatif dan stigma terhadap pengidap HIV AIDS. Sosialisasi itu juga bertujuan agar masyarakat mengetahui cara dan apa penyebab HIV AIDS, ” katanya saat dikonfirmasi lewat telepon, Sernin (2/7).

Dengan ngencarnya sosialisiasi yang dilakukan oleh KPAD, lanjut Heni diharapkan masyharakat semakin memahami bagimana caranya melakukan pencegahan dan penanganan kasus HIV-AIDS. Kedepan masyarakat bisa melakukan penanggulangan HIV AIDS dengan mandiri, yakni dengan membantuk kampung peduli AIDS.

“ Pada tahun 2018 akan kita bentuk kampung peduli AIDS di 3 kecamatan yakni Padamara, Kaligondang dan Kemangkon. Selanjutnya untuk sosialisaso di 5 kecamatan yakni Bojongsari, Karangmoncol, Bobotsari, Karangreja dan Karanganyar,” tambahnya.

BACA JUGA   Tilik Madrasah, Bupati Serap Sejumlah Aspirasi

Camat Karangmoncol, Titis Panjer Rahino mengapresiasi kegiatan tersebut dengan harapan hasil sosialisasi tersebut bisa diterapkan di wilayah desanya masing-masing. Sehingga kasus HIV-AIDS di Karangmoncol bisa berkurang, minimal masyarakat bisa memahami bagaimana pencegahan dan penangulangan HIV-AIDS.

“ Kita ikut prihatin karena di Karangmoncol yang nota bene ndeso terkena imbas HIV-AIDS, yang biasanya terjadi dikota-kota besar,” ujarnya. (PI-2)