Home Kabupaten Purbalingga Lawa Jadi Icon Jamda Ke IV

Lawa Jadi Icon Jamda Ke IV

1227
0
Icon lawa yang ditampilkan saat gelar ketrampilan penggalang yang ditampilkan oleh pramuka penggalang gabungan siswa/siswi SD/MI dan SMP/MTs se Purbalingga yang telah mendapatkan juara pada lomba ketrampilan penggalang yang diadakan oleh Kwarcab Purbalingga.

PurbalinggaNews – Kelelawar atau orang Jawa menyebutnya Lawa, menjadi icon utama pada Jambore Daerah (Jamda) ke IV yang diselenggarakan di Kabupaten Purbalingga tepatnya di Bumi Perkemahan Munjuluhur. Icon ini dimunculkan pada gelar ketrampilan penggalang untuk memeriahkan Pembukaan Jamda ke IV.

Lawa sendiri diambil sebagai icon karena hidupnya yang tidak takut dengan kegelapan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan semangat kepada para peserta agar tidak takut gelap dan siap merengkuh cita-cita demi masa depan.

Menurut Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga, Sutarko mengatakan saat ini lawa sedang dibumingkan untuk menjadi icon Purbalingga. Oleh karena itu, melalui Jamda ini ia berharapa dapat memperkenalkan icon lawa kepada para peserta Jamda yang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

BACA JUGA   Katasapa Purbalingga Luncurkan Buku Antologi Cerpen 'Jantra Jiwa'

“Lawa kan sedang dibumingkan sebagai icon Purbalingga melalui batik lawa dan promoosi wisata goa lawa, untuk itu kita ambil tokohnya yaitu lawa,” terang Sutarko.

Icon lawa ini dibuka bersamaan dengan gelar ketrampilan penggalang yang ditampilkan oleh pramuka penggalang gabungan siswa/siswi SD/MI dan SMP/MTs se Purbalingga yang telah mendapatkan juara pada lomba ketrampilan penggalang yang diadakan oleh Kwarcab Purbalingga.

Diiringi tari banyumasan, ketangkasan semapur, dan ketrampilan pramuka pioneering acara berlangsung meriah. Sealin itu atraksi tersebut ditambah dengan tampilan punakawan yang memukau peserta dan tamu undangan pada Upacara Pembukaan Jamda ke IV di Bumi Perkemahan Munjuluhur, Senin (2/7).

“Punakawan sebagai tokoh menyatunya elemen masyarakat dalam rangka menyatu padu mensukseskan satu hajat besar  Jamda di Kabupaten Purbalingga,” jelas Sutarko.

BACA JUGA   Kliping Media Tanggal 17 Juli 2019

Kemudian ditambah dengan atraksi tokoh bawor yang melakukan flying fox melemparkan kudi untuk membuca icon Jamda ke IV. Kudi dimaksudkan sebagai simbol perangkat kerja khas orang Purbalingga.

“Jadi semua atraksi ini sudah kami persiapkan selama kurang lebih tiga bulan dimana mereka merupakan juara dari gelar ketrampilan penggalang,” imbuhnya. (PI-7)