Home Kabupaten Purbalingga Mahasiswa Mancanegara Belajar Meramu Jamu

Mahasiswa Mancanegara Belajar Meramu Jamu

663
0
Para mahasiswa mancanegara sedang memperhatikan bahan-bahan pembuatan jamu tradisional, di Dukuh Mendong, Desa Beji, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, Rabu (18/7)

PurbalinggaNews – International Summer Course tahun 2018 yang dilaksanakan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) diikuti oleh mahasiswa mancanegara. Kegiatan diisi dengan berbagai acara unik diantaranya pelajaran meramu jamu dan obat-obatan herbal.

Koordinator acara International Summer Course 2018 dari Kantor Urusan Internasional UMP, Novan Andrianto, Rabu (18/7) menjelaskan 10 mahasiswa asing berasal dari 7 negara yakni Turki, Italia, Korea, Thailand, Sudan, Afganistan, Jerman, dan Prancis ikut didalamnya. Mereka belajar meramu jamu dari perajin jamu yang ada di Dukuh Mendong, Desa Beji, Kecamatan Kutasari, Purbalingga.

“Mahasiswa asing itu datang langsung dari negaranya ke Indonesia untuk belajar membuat jamu, kosmetik herbal dan pengobatan herbal. Mereka sangat tertarik tentang herbal indonesia, karena mereka dengar banyak sekali tumbuhan herbal di Indonesia yang dimanfaatkan oleh orang Indonesia,” paparnya.

BACA JUGA   Bupati dan Wabup Silaturahmi Bersama PPNI Purbalingga

Dijelaskan mahasiswa asing ini merupakan peserta progam International Summer Course Program dengan tema Indonesian Traditional (Herbal) Medicine and Cosmetics 2018 yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) selama 2 minggu. “Kegiatan ini akan berlangsung selama dua minggu, dan tidak hanya dilaksanakan di Kota Purwokerto, tetapi juga di Kabupaten Purbalingga, Gombong, Jogjakarta, dan kembali lagi di Purwokerto,” katanya.

Selama di UMP, peserta kursus itu selain mendapatkan materi, juga akan mengunjungi beberapa tempat, salah satunya tempat pembuatan jamu tradisional. Tujuan dari kegiatan ini untuk memperkenalkan kearifan lokal tentang tumbuhan herbal yang dapat diolah menjadi bahan kosmetik herbal yang lebih minim resiko.

“Kita juga melibatkan mahasiswa UMP dan mahasiswa Gombong, dan harapannya kegiatan ini nanti bisa berjalan dengan lancar dan kearifan lokal dari Banyumas dapat lebih dikenal oleh mahasiswa Internasional, dan agar dapat menjadi alternatif resmi pengobatan herbal yang bisa dimanfaatkan oleh mereka,” tuturnya.

BACA JUGA   Hebat, Yashika Sahda Safriyana Raih Medali Emas Desain Poster Tingkat Nasional

Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama UMP, Jebul Suroso menjelaskan kegiatan International Summer Course tahun ini bekerjasama dengan Stikes Muhammadiyah Gombong. Ia berharap dengan adanya kegiatan International Summer Course akademika UMP terkait Internasionalisasi di UMP semakin meningkat.

“Ini adalah wujud kerja kita di bidang kerjasama dan internasionalisasi agar kita semakin terpapar dengan dunia internasional, mengenalkan Indonesia, dan juga memberikan pengetahuan, serta pengalaman kepada mahasiswa UMP akan budaya internasional. Di sini juga kita kenalkan tentang keunggulan kita, khususnya di bidang herbalife medicine, terkait dengan kosmetik,” imbuhnya. (***)