Home Kabupaten Purbalingga Optimalisasi PKB Dongkrak PAD

Optimalisasi PKB Dongkrak PAD

717
0
Uji KIR di Dinas Perhubungan Kabupaten Purbalingga.

PurbalinggaNews – PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor perhubungan mulai berbenah. Tak hanya retirbusi parkir yang mengalami pembenahan dan telah terbukti memberikan kontribusi PAD yang signifikan, PKB (Pengujian Kendaraan Bermotor) atau yang dikenal dengan kir mobil juga mengalami pembenahan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Purbalingga, Imam Wahyudi, Senin (2/7).

Imam mengatakan, pembenahan PKB dimulai dari prosedur pelayanan, tempat/ gedung, peralatan serta personil. Bahkan, menurut Imam, telah ada 6 (enam) personil yang memiliki kompetensi memadai yang kesemuanya adalah lulusan dari Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) yang ditugaskan secara khusus dan tentu saja dibantu beberapa tenaga administrasi dan teknis lapangan.

BACA JUGA   Launching Desa Anti Politik Uang, Plt Bupati Ajak Masyarakat Tak Tergiur “Iming – Iming”

“Sudah ada 6 personil profesional yang menangani hal tersebut (PKB) dan dibantu tenaga administrasi serta teknis lapangan. Jadi kami jamin pelayanan prima akan kami sajikan,” kata Imam Wahyudi.

Dia menambahkan, hal tersebut sesuai dengan aturan yang ada yaitu pasal 20 UU 25/2009 tentang pelayanan publik. Oleh karenanya standar operasional pelayanan PKB yang ditetapkan dengan keputusan Kepala Dinas Perhubungan Nomor: 552.2/018.c/II/2018 tanggal 2 Februari 2018. Dia berujar, Standar operasional Prosedural yang telah ditetapkan bisa memangkas waktu uji kendaraan dan dia menjamin tidak ada uang tip atau pungli. Selain itu, Dinhub juga telah membentuk tim pengawas PKB, ijin trayek dan pengelolaan parkir yang diketuai oleh sekretaris dinas perhubungan.

BACA JUGA   Pengelolaan Limbah Jadi Sorotan Berdirinya Peternakan Babi

“Pengujian kendaraan bermotor bisa dilaksanakan dengan yaitu hanya 45 menit. Dan kami menjamin tidak ada pungutan liar ataupun uang tip.,” tambah Imam Wahyudi.

Di tahun 2018, PAD dari PKB di Purbalingga ditargetkan Rp 700 juta dan sampai dengan bulan Juni telah tercapi Rp 325 juta atau sekitar 45%. Lebih lanjut, Imam Wahyudi berkeyakinan target Rp 700 juta bisa tercapai di akhir tahun. Dia pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berperan meningkatkan PAD dari sektor PKB.

“Saya yakin di akhir tahun target akan terpenuhi. Dengan ritme pelayanan serta pengawasan yang bekerja seiring, targaet sebesar itu bukan hal yang mustahil,” pungkasnya. (KP-4)

BACA JUGA   2019, Pemkab dan DPRD Sepakati Susun 23 Raperda