Home Kabupaten Purbalingga Percepat Swasembada, Purbalingga Kembangkan 10.000 Hektar Tanaman Kedelai

Percepat Swasembada, Purbalingga Kembangkan 10.000 Hektar Tanaman Kedelai

714
0
Pemkab Purbalingga melakukan pencanangan gerakan tanam kedelai 10.000 hektar di areal sawah Desa Sindang Kecamatan Mrebet, Rabu (11/4).

PurbalinggaNews – Kabupaten Purbalingga mendapat target pengembangan tanaman kedelai seluas 10.000 hektar. Pencanangan gerakan tanam kedelai 10.000 hektar itu dilakukankan Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM dengan penanamaan kedelai di areal sawah Desa Sindang Kecamatan Mrebet.

“Pak Presiden Jokowi memprogramkan Indonesia swasembada beras dan kedelai. Untuk swasembada kedelai semula targetnya 2019, dimajukan menjadi 2018 ini,” kata Bupati Tasdi di Balai Desa Sindang, Rabu (11/4).

Dikatakan Bupati, swasembada kedelai harus segera diwujudkan guna nemenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri sehingga tidak perlu lagi melakukan impor kedelai. Selama ini kebutuhan kedelai untuk membuat tahu dan tempe, bahan baku kedelainya masih diimpor.

“Apapun program pemerintah baik swasembada beras maupun swasembada kedelai harus kita sukseskan. Karena itu semua untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.

BACA JUGA   Tarling Perdana Bupati Purbalingga Tahun 1439 H Di Desa Jingkang Kec. Karangjambu

Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Ir. Lili Purwati menuturkan, Kabupaten Purbalingga tahun ini mendapat target percepatan tanam kedelai seluas 10.000 hektar. Traget itu untuk mendukung program perluasan areal tanam baru kedelai (PATB) seluas 500 ribu hektar yang dicanangkan di 20 provinsi termasuk Provinsi Jawa Tengah.

“Kita optimis target itu dapat tercapai karena sudah di bagi habis untuk 18 kecamatan dan 640 kelompok tani,” jelasnya.

Diakui Lili, target tanam kedelai tahun ini memang spektakuler karena hasil produksi tahun 2017 lalu hanya 156 Ton dari luas tanam hanya 84 hektar. “Bila satu hektarnya bisa menghasilkan 1,5 ton saja maka untuk luas tanam 10.000 hektar akan dicapai produksi 15 ribu ton kedelai,” jelasnya.

BACA JUGA   Penderita HIV/AIDS Di Purbalingga Makin Bertambah

Sebelumnya Bupati melakukan peletakan batu pertama rehab rumah tidak layak huni (RTLH) prakarsa para THL Penyuluh pertanian di rumah Ropingun Desa Sindang Mrebet.

Selain itu juga dilakukan peletakan batu pertama lapangan olah raga bersama Karang Taruna setempat. Untuk pembangunan lapangan tersebut Bupati memberikan bantuan 100 juta rupiah. Bantuan yang sama juga diberikan untuk kegiatan pembangunan kios desa.

Di Balai Desa, Bupati Tasdi juga menyerahkan secara simbolis alsintan (alat mesin pertanian) berupa Cultivator, alat potong padi, tugal multiguna, klaim Asuransi Usaha Tani, Rasbangga dan Pemberian Makanan Tambahan untuk ibu hamil dan balita. (PI-4)