Home Kabupaten Purbalingga Program Layar Tanjleb FFP Hadirkan Saur Sepuh IV

Program Layar Tanjleb FFP Hadirkan Saur Sepuh IV

445
0

PurbalinggaNews – Perhelatan Festival Film Purbalingga (FFP) bakal segera tergelar  30 April hingg 28 Mei 2016. Agenda tahunan yang dihelat CLC Purbalingga kini memasuki tahun ke-10. Hajatan yang telah tercatat dalam peta perfiliman nasional, masih akan mengusung salah satu pilar utama FFP yakni program “Layar Tanjleb” yang akan hadir di 18 desa seantero Banyumas Raya.

“Program ini menjadi unik karena tahun ini, untuk pertama kalinya, FFP akan mengusung pemutaran film dalam format seluloid 16 mm, memutarkan film Saur Sepuh IV: Titisan Darah Biru (1991) karya Imam Tantowi,” ujar Direktur CLC Purbalingga Bowo Leksono, Rabu (27/4/2016).

 Menurut Bowo yang juga menjadi Direktur FFP, langkah yang dilakukan CLC melalui FFP tidak lain untuk mendekatkan sinema Indonesia ke penontonnya. Saur Sepuh IV, lanjut Bowo, dipilih karena film tersebut adalah satu dari empat seri yang dibuat oleh sineas legendary Indonesia Imam Tantowi, dan merupakan salah satu (seri) film Indonesia yang fenomenal.

 FFP tahun ini masih menghadirkan program kompetisi film pendek fiksi dan dokumenter untuk pelajar Banyumas Raya. Seperti tiap tahunnya, kompetisi ini akan melahirkan karya dari sineas muda bertalenta di Banyumas Raya yang kemudian akan berkompetisi dilevel nasional.

“Komitmen kami adalah selalu mendistribusikan film-film yang terpilih dalam kompetisi ke ajang festival dan kompetisi yang lebih besar. Sudah banyak pelajar Banyumas Raya yang merasakan manfaat dari program ini. Bukan hanya soal menang atau kalah, tapi pengalaman untuk datang ke berbagai acara film di Indonesia, jelas ini membuka cakrawala pikiran mereka untuk lebih kreatif”, jelas Manajer FFP Nanki Nirmanto.

 Menurut Nanki, tema dan genre film yang turut serta dalam FFP tahun ke-10 ini semakin variatif. Ada 18 film yang mendaftar di kategori fiksi SMA, 11 film di kategori documenter SMA dan 3 film mendaftar di kategori SMP. “Film-film tersebut masih akan melalui proses kurasi,” katanya.

 Ditambahkan Nanki, pada penyelenggaraan tahun ke-10 ini, komitmen CLC Purbalingga dengan FFPnya kembali diuji. Komitmen untuk selalu melakukan pendidikan semesta melalui sinema dan mendekatkan sinema sebagai tayangan berkualitas langsung ke masyarakat tanpa ada batas apapun. (Hardiyanto)