Home Kabupaten Purbalingga Proyek Hasil Pembangunan Sarpras PNPM Perdesaan TA 2014 Diresmikan

Proyek Hasil Pembangunan Sarpras PNPM Perdesaan TA 2014 Diresmikan

415
0

PurbalinggaNews – Pelaksanaan proyek pembangunan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) Tahun Anggaran (TA) 2014 Kabupaten Purbalingga telah berakhir. Dan pada hari ini, Senin (6/4/2015) proyek sarana dan prasarana PNPM MPd se Kabupaten Purbalingga diresmikan oleh Bupati Purbalingga di Desa Panusupan Kecamatan Rembang Purbalingga.

“Tahun anggaran 2014 merupakan tahun terakhir PNPM MPd secara nasional. Dengan demikian, maka mulai tahun anggaran 2015, bantuan langsung masyarakat (BLM) melalui kegiatan PNPM MPd tidak ada lagi,”tutur Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto dihadapan para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Purbalingga, Camat Se- Kabupaten Purbalingga, dan perwakilan pelaku PNPM MPd Se-Kabupaten Purbalingga.

Akan tetapi, sambung bupati, pemerintah akan mengalihkan dana BLM tersebut melalui kegiatan dana desa. Sedangkan dana desa, pada dasarnya pelaksanaan kegiatan sama dengan pelaksanaan model PNPM MPd.

“Dan model pelaksanaannya tetap melalui musyawarah warga masyarakat, untuk menyusun rencana, melaksanakan kegiatan serta pengawasan kegiatan. Hal tersebut, tetap dilakukan oleh masyarakat,”terangnya.

Untuk itu, tambah bupati, agar semangat membangun serta peran aktif masyarakat dalam pembangunan pada pelaksanaan PNPM MPd tetap dipertahankan.

“Selain peran aktif masyarakat dalam PNPM MPd untuk dipertahankan, juga perlu ditingkatkan, guna membangun desa menuju masyarakat sejahtera. Oleh Karena itu, saya menyambut baik kegiatan peresmian pada hari ini. Karena hal ini menunjukkan kepada kita semua, bahwa masyarakat ternyata mampu dalam melaksanakan pembangunan di desanya,”tuturnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes) Kabupaten Purbalingga R Imam Wahyudi mengatakan, bahwa pelaksanaan PNPM MPd TA 2014 di Kabupaten Purbalingga mendapatkan tiga paket kegiatan. Yaitu PNPM MPd regular, PNPM MPd Integrasi SPP-SPPN dan PNPM MPd pola khusus Masterplan Perluasan Dan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3 KI).

“Untuk alokasi awal, PNPM MPD regular mendapatkan alokasi Rp45. Miliar., PNPM MPd Integrasi SPP-SPPN Rp4. 250.000.000 dan PNPM MPd pola khusus MP3KI Rp33.503.000.000,”terangnya.

Namun dalam pelaksanaan kegiatan, PNPM MPd dan pola khusus MP3KI terdapat pemotongan anggaran sebesar 11,8 persen dari total dana BLM yang bersumebr dai APBN.

“Sehingga dengan pemotongan tersebut, maka BLM PNMPM MPd regular yang semula sebesar Rp42.750.000.000 dari APBN menjadi sebesar Rp37.705.000.000 atau berkurang Rp5 miliar. Sedangkan BLM kegiatan MP3KI dari APBN yang semula Rp33,5 miliar, berkurang menjadi Rp29.549.646.000 atau berkurang Rp3.953.354.000,”terangnya.

Dari anggaran tersebut, sambung Imam, digunakan untuk mendanai kegiatan, baik fisik, non fisik, serta pendanaan SPP. Sedangkan jenis kegiatan PNPM MPd regular 244 kegiatan, PNPM MPd Integrasi SPP-SPPN 72 kegiatan dan PNPM MPd Pola Khusus MP3KI 53 kegiatan.

“Dari jumlah tersebut, sampai dengan Maret 2015, telah selesai dikerjakan 99,8 persen. Dan untuk kegiatan PNPM MPd regular selesai 100 persen. Untuk itu, kami selaku satuan kerja yang membina kegiatan PNPM MPd telah berupaya keras bersama tim pengendali kegiatan serta mendorong penyelesaian pekerjaan. Namun dengan berbagai kendala dilapangan, kami optimis, dalam waktu dekat semua pekerjaan fisik yang bersumber dari BLM PNPM MPd dapat diselesaikan tuntas 100 persen,”ujarnya.(Sukiman)