Home Kabupaten Purbalingga Proyeksi PAD APBD 2017 Naik 13,18 Persen

Proyeksi PAD APBD 2017 Naik 13,18 Persen

486
0

PurbalinggaNews-Proyeksi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 naik 13,18 persen atau naik sekitar Rp 28,77 miliar dari tahun 2016. Proyeksi kenaikan PAD menjadi awal yang baik pada duet kepemimpinan Tasdi-Tiwi, dengan kenaikan PAD diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Purbalingga.

Secara keseluruhan proyeksi pendapatan Rp 1, 896 triliun, yang terdiri dari proyeksi PAD sebesar Rp 247, 156 miliar, dana perimbangan Rp 1,275 triliun dan penerimaan yang sah Rp 373,62 miliar. Sedangkan untuk belanja diproyeksikan sebesar Rp 1,99 triliun, yang terbagi belanja tidak langsung sebesar Rp 1,17 triliun dan belanja langsung sebesar Rp 819,465 miliar.

Hal tersebut di katakan Bupati Purbalinggga, Tasdi saat rapat paripuran kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dengan DPRD tentang prolegda tahun 2017, dan KUA PPAS tahun 2017, Kamis (1/12)

Menurut Bupati Purbalingga, Tasdi mengatakan kebijakan belanja tahun 2017 diarahkan kepada pemenuhan kebutuhan belanja wajib, belanja periodik dan belanja mengikat, yakni belanja pegawai, serta belanja operasional guna melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Kemudian belanja program  infrastruktur, keagamaan, perekonomian, pendidikan, kesehatan, perumahan, pelayanan. Bupati juga menambahkan akan dilakukan penyertaan modal pemerintah daerah sebesar Rp 21,439 miliar. Hal tersebut di lakukan agar perusda bisa lebih maju lagi dalam pengelolaan bisnisnya.

Sedangkan ketua DPRD, Tongat mengatakan badan anggaran memberikan saran agar pemerintah daerah dalam melakukan prognosis secara akurat dan optimal dalam penerimaan target PAD. Pemda juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas jalan dan jembatan serta dapat menambah objek wisata baru sehingga bisa meningkatkan daya saing.

“Selanjutnya pelaksanaan pembangunan dapat merata sehingga dapat mengurangi disparitas antar wilayah baik segi ekonomi, serta infrastruktur,” kata Tongat

Ketua dewan juga menyoroti agar pelayanan kesehatan di Purbalingga ditingkatkan lagi, baik dari tingkat puskesmas sampai ke rumah sakit, terutama rawar inap persalinan. Kemudian juga diharapkan dapat meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, juga terkait dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan di Purbalingga. (Sapto Suhardiyo)