Home Kabupaten Purbalingga Purbalingga Belum Miliki Arsiparis

Purbalingga Belum Miliki Arsiparis

706
0
Depot arsip pada Dinarspus Kabupaten Purbalingga

PurbalinggaNews – Pengelolaan kearsipan yang ada di Kabupaten Purbalingga saat ini belum maksimal karena terkendala belum adanya arsiparis di Purbalingga. Pegawai yang menangani kearsipan pada Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarspus) Kabupaten Purbalingga saat ini hanya ada 12 orang namun bukan merupakan arsiparis.

“Arsiparis itu adalah orang yang diberi kewenangan untuk bekerja mengurusi arsip, jadi fokusnya hanya di bidang kearsipan,” kata Kasie Pembinaan, Pengawasan dan Layanan Kearsipan pada Dinarspus Kabupaten Purbalingga, Nani Herawati saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/9).

Sementara itu yang memiliki basic sarjana kearsipan juga masih sangat jarang bahkan dari 12 pegawai pada Dinarspus hanya beberapa yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan lebih banyak Tenaga Harian Lepas (THL). Menurut Nani, saat ini sudah ada satu kandidat arsiparis namun belum mengikuti salah satu persyaratan yakni belum mengikuti diklat kearsipan di Bogor.

BACA JUGA   Bupati Akhiri Masa Jabatan, Semua SK Harus Tertandatangani Sebelum 27 Juli

“Persyaratan mutlatknya itu adalah ijazah minimal DIII dari berbagai macam jurusan terus nanti mengikuti diklat di Bogor selama tiga bulan,” tambahnya.

Ia menjelaskan sebetulnya saat ini sudah ada program inpassing (penyetaraan, Red) yang mana ada pengecualian jangka waktu diklat menjadi lebih singkat. Persyaratan lain untuk menjadi seorang arsiparis paling tidak pernah bekerja di bidang kearsipan.

“Minimal sudah dua tahun bekerja di bidang kearsipan atau nama lainnya jabatan fungsional bidang kearsipan,” ujar Nani.

Nani menerangkan walaupun belum memiliki arsiparis, namun Dinarspus tetap konsisten melayani Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan masyarakat Purbalingga di bidang kearsipan. Kegiatan kearsipan yang rutin dilakukan yakni pengelolaan arsip di depot arsip (ruang penyimpanan arsip, Red).

BACA JUGA   Siswa SMK N1 Kutasari Raih Medali Perunggu

“Tempatnya masih sangat minimal padahal paling tidak minimalnya itu dalam satu tahun anggaran kita mengelola paling tidak 100 ribu berkas dari berbagai macam opd,” jelasnya.

Dinarspus menargetkan 100 ribu berkas yang terdiri dari kegiatan pengelolaan reguler, digitalisasi arsip dan preservasi arsip. Dinarspus juga telah memberikan fasilitas ke berbagai OPD, Desa maupun pihak lainnya tentang pengelolaan arsip.

“Jadi kita menyediakan mobil antar jemput arsip namanya mobil arsip keliling yang berfungsi untuk sosialisasi atau pembinaan kearsipan untuk OPD, Desa, BUMD, Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Politik (Orpol) nanti tinggal kasih surat saja untuk permohonan pengelolaan arsip,” ungkap Nani. (PI-7)