Home Kabupaten Purbalingga Purbalingga Garap Destinasi Wisata Pinggir Sungai Klawing

Purbalingga Garap Destinasi Wisata Pinggir Sungai Klawing

861
0
Direktur PD Owabong Drs Hartono, saat mengunjungi pinggir Sungai Klawing, Rabu (26/9).

PurbalinggaNews – Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui manajemen PD (Perusahaan Daerah) Owabong dan Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) menyiapkan destinasi wisata Pinggir Sungai Klawing. Destinasi ini menjadikan pinggir sengai Klawing sebagai daya Tarik wisata baru di tengah kota.

“Destinasi wisata ini nantinya untuk menghidupkan suasana wisata malam di Purbalingga. Selama ini, daya Tarik yang sudah ada sebagian besar hanya buka pada siang hari. Baru taman Wisata Purbasari Pancuranmas sudah mulai membuka wisata malam dengan wahana Purnama (Purbasari Nuansa Malam),” kata Direktur PD Owabong Drs Hartono, Rabu (26/9).

Dikatakan Hartono, wisata pinggir sungai Klawing nantinya akan menjual daya pikat berupa panorama pinggir sungai, lighting warna-warni di pinggir sungai saat sore dan malam hari, coffe shop pinggir sungai, kuliner asli Purbalingga, fasilitas olah raga baik darat maupun sungai, panggung konser pinggir sungai, song of Klawing, jogging track, pusat jajan sore hari dan taman kota pinggir sungai.

BACA JUGA   Plt Bupati Wanti-Wanti 5 Sektor Rawan Korupsi

“Daya pikat baru ini untuk memberikan kesempatan kepada wisatawan yang ingin menikmati wisata di Purbalingga khususnya pada malam hari. Destinasi serupa juga banyak dikembangkan di kota besar seperti di jembatan Ampera Palembang, di Kalimantan di sekitar  Sungai Musi dan beberapa kota lain,” kata Hartono.

Dalam tahap awal, lanjut Hartono, untuk mengenalkan wisata pinggir Sungai Klawing dalam waktu dekat akan dikenalkan wisata ‘Purbalingga Sonten’. Daya pikat ini untuk menjual suasana sore dan malam di tepi sungai Klawing. “Kami ingi menggangu pikiran orang dengan menggelar acara Playon Pinggir Klawing. Mudah-mudahan dengan kegiatan playon ini akan menarik orang untuk berkunjung menikmati panorama sungai Klawing yang indah,” kata Hartono.

BACA JUGA   Kliping Media Tanggal 29 Mei 2019

Pusat Oleh-oleh

Di bagian lain, Owabong juga tengah menggandeng pihak mitra untuk membuat pusat oleh-oleh Purbalingga. Lokasi yang dipilih yakni Bale Apoeng, Gedung ini lokasinya strategis di jalur wisata tidak jauh dari Owabong. Fasilitas parkirnya juga luas. “Kami akan bermitra dengan pemilik Bale Apoeng, paling singkat 10 tahun,” kata Hartono.

Dalam kerjasama ini, lanjut Hartono, Owabong akan membantu di pengelolaan dan pemasaran, sedangkan pihak Bale Apoeng akan menyediakan Gedung dan fasilitas yang ada serta membiayai untuk pengadaan rak-rak pajangan. “Untuk produk yang akan dipajang, kami akan bekerjasama dengan instansi terkait. Pusat oleh-oleh rencana kami buka pada 1 Desember 2018,” kata Hartono. (y)

BACA JUGA   Hasil TMMD Diharapkan Bisa Sejahterakan Masyarakat