Home Kabupaten Purbalingga Purbalingga Lampaui Target Nasional Kepemilikan KIA

Purbalingga Lampaui Target Nasional Kepemilikan KIA

82
0
Penandatanganan kesepakatan antara Pemkab Purbalingga dan obyek wisata diharapkan meningkatkan minat pembuatan KIA

PURBALINGGA INFO- Kabupaten Purbalingga melampaui target nasional tentang kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). Hal tersebut disampaikan kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Purbalingga, M. Fathurahman saat menyampaikan laporan pada acara penandatanganan kesepakatan antara Pemkab Purbalingga (diwakili Dinpendukcapil) dengan Perumda Owabong, PT Lembah Asri Jaya Desa Serang dan Tman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas tentang fasilitasi kepemilikan KIA di Graha Adiguna, Kamis (30/6/22022).

Fathurahman mengatakan, kepemilikan KIA di Purbalingga mencapai 46, 63 persen dari 270.238 anak yang ada di Purbalingga. Jumlah tersebut telah melampaui yang ditargetkan nasional yaitu sebesar 40 persen, akan tepai angka tersebut perlu ditingkatkan agar semua anak di Purbalingga memiliki KIA.

“Sekitar 126.004 anak di Purbalingga telah memiliki KIA atau sekitar 46,63 persen dari keseluruhan dan jumlah tersebut telah melampaui yang ditargetkan oleh nasional,” katanya,

Kepala Dinpendukcapil Purbalingga saat menyampaikan sambutan

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, R. Imam Wahyudi yang hadir mewakili Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak yang ikut mensukseskan program dan kegiatan pemerintahan termasuk kegiatan termasuk. Dengan dukungan dari tempat-tempat wisata, diharapkan meningkatkan minat publik untuk membuat KIA.

“Kalau ditrigger dari misalnya free pass atau diskon masuk ke tempat wisata bagi anak yang memiliki KIA kan akan meningkatkan minat masyarakat membuatkan KIA bagi anaknya,” ujarnya.

Asisten pemerintahan dan kesra Sekda Purbalingga mewakili Bupati Purbalingga

Dia menambahkan, kemanfaatan KIA juga akan sama dengan KTP bagi orang dewasa mulai dari akses administrasi pemerintahan, kesehatan hingga mencegah kejahatan seperti perdagangan manusia. Rentannya anak pada kejahatan perdagangan manusia bisa dicegah salah satunya dengan membuatkan identitas yang jelas bagi anak.

“Manfaat dari KIA itu akan sama dengan KTP. Bisa untuk mengurus administrasi yang berhubungan dengan pemerintahan, kesehatan bahkan menangkal aksi kejahatan perdagangan manusia,” pungkasnya. (LL/Kominfo).