Home Kabupaten Purbalingga Purbalingga Tuan Rumah Muskerwil NU Tingkat Jawa Tengah

Purbalingga Tuan Rumah Muskerwil NU Tingkat Jawa Tengah

725
0
Ketua Umum NU

PurbalinggaNews – Tahun ini Purbalingga sedang dipercaya dengan menjadi tuan rumah beberapa event penting. Satu di antaranya adalah Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) NU Tingkat Jawa Tengah tahun 2018 di SMK Maarif NU Bobotsari pada 19-22 April. Hal tersebut diketahui saat rapat koordinasi membahas persiapan beberapa event penting, Senin (9/4) di ruang rapat Bupati.

Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Kesra, Agus Winarno yang bertindak sebagai pimpinan rapat mengatakan, pembukaan Muskerwil akan dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) NU, KH Said Aqil Siradj. Dia menekankan perlunya koordinasi dari semua pihak agar acara berjalan lancar. Dari hasil rapat itu juga terungkap akan adanya beberapa agenda antara lain, parade santri, pawai taaruf, expo, festival rebana dan wayang santri.

BACA JUGA   Baznas Sinkronkan ZIS dengan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data

“Bapak Bupati berpesan agar semua dikondisikan dan dikoordinasikan dengan baik termasuk penyediaan kantung parker bagi 300 mobil yang akan hadir,” kata Agus.

Tak hanya Ketua Umum PBNU, Agus menambahkan, akan ada beberapa tokoh penting yang akan menghadiri Muskerwil itu. Tercatat ada Menteri Tenaga Kerja (Menaker) dan Plt. Gubernur Jawa Tengah telah mengkonfirmasi siap hadir dalam perhelatan tersebut. Dia menandaskan, kunjungan Menaker tidak hanya untuk menghadiri Muskerwil NU. Namun, Menaker juga akan mengunjungi salah satu perusahaan bulu mata palsu yang ada di Purbalingga.

“Momen ini harus kita manfaatkan. Karena Menteri tidak hanya menghadiri Muskerwil tapi berkunjung ke pabrik bulu mata palsu,” tambahnya.

BACA JUGA   Remaja Putri Harus Paham Pentingnya Kesehatan Reproduksi

Panitia ini yang berasal dari pengurus NU, disebut Agus akan memudahkan pelaksanaan. Dia menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga hanya bertindak fasilitator lokal yang mengkoordinasikan semua hal yang berkelindan dengan administrasi serta perijinan dan yang menyangkut birokrasi. Pemkab Purbalingga berkomitmen menjembatani semua kelompok yang ada di Purbalingga termasuk Organisasi Masa (Ormas) keagamaan.

“Kami akan bantu semua hal yang dianggap perlu,” pungkasnya. (PI-8)