Home Kabupaten Purbalingga Sekolah Lapang Wadahi Aspirasi Desa

Sekolah Lapang Wadahi Aspirasi Desa

654
0
Sekolah lapang di Balai Desa Patemon, Purbalingga dengan Pemateri Staf Khusus Gubernur Jawa Tengah

PurbalinggaNews – Sekolah Lapang di Kawasan Sungai Serayu yang diadakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah  menjadi wadah penting untuk menampung aspirasi masyarakat desa. Sekolah Lapang ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut yang diisi dengan berbagai kegiatan.

“Ini kegiatannya itu ada diskusi, sosialisasi, tanya jawab dan studi kasus. Sosialisasi karena ini arahnya ke pertanian jadi tentang pertanian tapi kita kasih juga ilmu-ilmu perdesaan lainnya,” kata Ketua Tim Sekolah Lapang di Kawasan Sungai Serayu Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018, Catur Brotosusilo, Kamis (20/9).

Peserta dari Sekolah Lapang di Kawasan Sungai Serayu yang bertempat di Desa Patemon mencakup Pemerintah Desa (Pemdes) dari empat desa yakni Desa Kajongan, Gembong, Banjaran dan Patemon. Kemudian perwakilan warga dari empat desa, dan organisasi masyarakat di empat desa tersebut.

BACA JUGA   Hari Pertama Pelaksanaan UN SMA/SMK/MA Di Purbalingga Lancar

“Kegiatan Sekolah Lapang  untuk kawasan perdesaan daerah kawasan sungai serayu untuk Kabupaten Purbalingga diadakan selama tiga hari dari 17-19 September,” jelas Catur.

Sekolah Lapang sendiri merupakan program yang dilakukan untuk mengidentifikasi dan menggali potensi yang ada di suatu wilayah. Sekolah lapang di kawasan sungai serayu dilaksanakan di lima kabupaten yakni Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas dan terakhir di Cilacap.

“Untuk Wonosobo dan Banjarnegara itu sudah dilakukan, kemudian setelah selesai di Purbalingga akan kami lanjutkan ke Banyumas dan terakhir Cilacap,” ujarnya.

Setelah kegiatan sekolah lapang di Purbalingga berakhir, hasil yang didapatkan yakni terbentuknya kawasan dengan istilah “Kagem Bapa Tani” yang berarti Kajongan, Gembong, Banjaran, Patemon Tekun Amanah, Niat, Ibadah. Dari segi pertanian ke empat desa ini akan meningkatkan kemampuan dan budidaya serta produksi dari petani.

BACA JUGA   Kliping Media

“Selanjutnya hasil pertanian ini akan mereka pasarkan tetapi sebelumnya dengan meningkatkan kualitas dari produk paguyuban ini dan bekerjasama dengan PD Puspahastama,” tutur Catur. (PI-7)