Home Kabupaten Purbalingga Terdapat 34 Stan di Pasar Murah Jatisaba

Terdapat 34 Stan di Pasar Murah Jatisaba

683
0
Pasar murah putaran ketiga di Desa Jatisaba Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga, Selasa (5/6)

PurbalinggaNews – Sebanyak 34 (tiga puluh empat) stan pedagang ikut meramaikan pasar murah putaran ketiga di Desa Jatisaba Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga, Selasa (5/6) di lapangan Desa tersebut. Hadir dalam pembukaan tersebut, Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi yang membuka serta membagikan daging sapi gratis kepada para penerima.

Tiwi, begitu dia disapa menjelaskan, pasar murah di Jatisaba dimaksudkan untuk menekan angka inflasi jelang hari raya idul fitri. Tiwi menambahkan, inflasi tiap jelang hari raya harus mendapat perhatian dan intervensi dari pemerintah sehingga angka inflasi bisa ditekan. Sebelumnya, pasar murah Ramadan dilaksanakan di Desa Karangnangka Kecamatan Bukateja dan Desa Binangun Kecamatan Mrebet. Dan 9 Juni mendatang, pasar murah Ramadan akan dilaksanakan di Desa Tlahab Kidul Kecamatan Karangreja.

“Pasar murah adalah wujud intervensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga untuk menekan inflasi yang tiap kali melanda jelang idul fitri,” kata Tiwi.

Dalam acara tersebut, Pemkab Purbalingga membagikan beberapa komoditas secara gratis seperti  daging sapi, daging ayam, minyak goreng dan beras. Tak hanya Tiwi yang langsung membagikan bahan pokok gratis, namun pejabat seperti sekretaris daerah Wahyu Kontardi dan Asisten sekda bidang pemerintahan dan kesra, Agus Winarno tampak ikut membagikan bahan pokok gratis tersebut.

Kepala Dinperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Purbalingga, Sidik Purwanto selaku koordinator acara menuturkan, Purbalingga tidak mengalami pergolakan harga yang berarti selain atas peran pemerintah pusat, Pemkab Purbalingga juga ikut andil mengendalikan harga sembako di pasaran. Menurutnya, bawang putih dan cabai yang sering kali menjadi penyebab tingginya angka inflasi bisa ditekan harganya.

“Kenaikan harga relatif bisa ditekan. Bawang putih dan cabai yang biasanya menjadi penyumbang inflasi pun bisa ditekan harganya,” pungkasnya. (KP-4)