Home Kabupaten Purbalingga Tingkatkan Literasi, Dinarspus Targetkan Penambahan 9 Unit Perpusdes

Tingkatkan Literasi, Dinarspus Targetkan Penambahan 9 Unit Perpusdes

711
0
Ilustrasi Literasi. Sumber: Unsplash

PurbalinggaNews – Guna meningkatkan literasi di masyarakat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarspus) Kabupaten Purbalingga pada tahun 2018 menargetkan penambahan 9 unit perpustakaan desa (Perpusdes). Penambahan Perpusdes akan bekerja sama dengan program Perpuseru yang selama ini dikelola oleh Coca Cola Foundation.

Kepala Dinarspus Kabupaten Purbalingga, Suparso mengatakan sekarang di Purbalingga jumlah keseluruhan Perpusdes sebanyak 68 unit, dengan rincian 6 perpusdes maju, 21 perpusdes berkembang dan 41 perpusdes yang kurang berkembang. Jika dilihat dari jumlah desa se kabupaten Purbalingga sebanyak 239 desa, jumlah Perpusdes yang ada sekarang dirasa masih dikurang.

“Kami akan terus dorong pemerintah desa atau masyarakat yang mau mengembangkan seperti Perpusdes, taman bacaan atau sejenisnya. Buku akan kamu fasilitasi untuk bisa mendapatkan bantuan dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Terkait dengan pengeluaran Perpusdes kita bisa fasilitasi dengan pelatihan pengelolaan perpustakaan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (24/3).

Suparso juga menambahkan koleksi perpustakaan daerah (Perpusda) sekarang telah mencapai 60 ribu buku dengan judul buka sebanyak 24 ribu. Perpusda juga telah difasilitasi dengan internet, ruang pemutaran film, ruang peragaan anak-anak, serta beberapa aplikasi yang mendukung Perpusda, seperti aplikasi antar buku (Silapar), aplikasi pembuatan kartu perpus.

” Kami juga mengembangkan perpustakaan keliling, yang dapat melayani masyarakat, anak sekolah di wilayah kexamatan dan desa sesuai dengan jadwal yang ditentukan,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Seksi Pengelolaan Bahan Pustaka Dinarpus Purbalingga, Mahmudah mempunyai kewajiban untuk mengembangkan Perpusdes di wilayahnya. Hal tersebut berdasarkan Permendes No 19 Tahun 2017 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, dimana desa perlu menganggarkan dananya untuk bidang pendidikan, termasuk untuk pengelolaan dan pengembangan perpustakaan. Untuk mendirikan dan memajukan sebuah perpustakaan desa dapat dapat dikerjasamakan dengan tokoh masyarakat, PKK desa/kelurahan, kelompok tani, maupun komunitas masyarakat lain di desa setempat, sehingga mampu merangsang minat baca masyarakat dengan suasana riang.

“Kepala desa menjadi faktor penting untuk memajukan Perpusdes, karena dengan kebijakan anggarannya dibidang pendidikan sarana dan prasarana sebuah perpustakaan bisa dipenuhi. Kemudian koleksi buku, juga harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan desa, sehingga buku yang dipinjamkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya. (PI-2)