Home Kabupaten Purbalingga Wabup Minta Swasembada Pangan Dipertahankan

Wabup Minta Swasembada Pangan Dipertahankan

428
0

PurbalinggaNews – Dalam rangka mengupayakan pemenuhan  kebutuhan pokok, utamanya kebutuhan pangan, kedepan swasembada pangan di Purbalingga harus ditingkatkan. Seperti diketahui sebelumnya, Kabupaten Purbalingga pada tahun 2013 mengalami surplus beras mencapai 45.000 ton dan pada tahun justru mengalami penurunan menjadi 23.000 ribu ton. Namun pad tahun 2015 suplus beras di Purbalingga mengalami peningkatan signifikan mencapai 64.000 ton.

“Hal tersebut tercapai tidak lepas dari kerja keras semua pihak, utamanya Dinas Pertanian dan instansi lainya. Sehingga atas pencapaian tersebut, saya ucapkan terimakasih,”tutur Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat memberi pengarahan apel pagi di kantor Dinas Pertanian Perkebunan Dan Kehutanan (Dintanbunhut) Kabupaten Purbalingga Selasa (29/3/2016).

Menurut wabup, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga juga mempunyai program guna mendukung swasembada pangan, salah satunya dengan kartu tani. Dengan program tersebut, nantinya berbagai subsidi diberikan kepada petani untuk peningkatan produktifitas pertanian. Berbagai subsidi mulai dari pupuk, obat-obatan yang mendapat subsidi dari program tersebut diharapkan surplus pangan di Purbalingga dapat dipertahankan, sehingga program pemkab tersebut perlu di sengkuyung serta didukung oleh semua pihak.

“Untuk itu, saya minta etos kerja ditingkatkan serta mohon disengkuyung juga didukung semua pihak, agar program pemerintah ini tepat sasaran, tepat manfaat dan dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat,”pintanya.

Wabup menambahkan, bahwa untuk mendukung semua itu, dinas instansi terkait, khususnya aparatur sipil Negara di semua jajaran pemerintahan meningkatkan etos kerjanya. Selain itu, juga diperlukan kerja keras, kerja cerdas dan  kerja ikhlas. Kerja cerdas adalah kerja yang sesuai dengan aturan dan kerja keras adalah kerja yang tatas, titis serta tetes atau tepat sasaran juga ikhlas bekerja.

“Selain diniati bekerja untuk mengabdi kepada masyarakat, juga bekerja dilandasi ikhlas dengan ibadah, sehingga tidak hanya dunia saja yang diraih, namun akhirat juga akan tercapai,”tuturnya. (Sukiman)