Home Kabupaten Purbalingga Wakil Bupati sambut gembira Rencana Pembangunan Klinik NU

Wakil Bupati sambut gembira Rencana Pembangunan Klinik NU

500
0

PurbalinggaNews, Wakil Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi pada saat memberikan sambutan pengajian mengapresiasi program Majelis Wali Cabang (MWC) Kecamatan Rembang terkait rencana pendirian Klinik Nahdatul Ulama (NU). Rencana tersebut di lontarkan oleh ketua MWC NU Kecamatan Rembang, Syaibani saat pengajian tahun Baru Islam di Monumen Tempat Lahir (MTL) Jenderal Sudirman, Minggu (2/10).

Wakil Bupati (Wabup) mengatakan pembangunan Klinik Kesehatan sangat membantu pemerintah daerah dalam rangka menyehatkan masyarakat. Bantuan pemda nantinya berupa fasilitasi pendirian klinik dan kalau regulasi memungkinkan juga dalam bentuk pendanaan hibah.

 “Kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi-misi Bupati dan wakilnya yakni mewujudkan Purbalingga yang mandiri, berdaya saing menuju masyarakat yang sejahtera dan berahlaq mulia,” kata Wabup

Selain mengapresiasi program MWC NU, Wabup juga kedepan akan melakukan program nyantri di pondop pesantre (ponpes) di wilayah Purbalingga. Hal ini dilakukan agar Bupati dan Wakil Bupati lebih dekat dengan para ulama di Purbalingga.

Syaibani mengatakan pembangunan klinik merupakan salah satu program MWC tahun 2017. Rencana klinik akan di bangun di Desa Bantarbarang tanah yang diperlukan kurang lebih seluas 1 hektar.

” Dana untuk pembangunan Klinik diperkirakan sebanyak Rp. 750 juta, dengan sumber dana dari iuran waga nahdiyin” katanya.

Program pembuatan klinik kesehatan menurut Syaibani terinspirasi dari pendirian klinik kesehatan di kecamatan Kutasari yang didirikan oleh MWC NU Kutasari. Syaibani berharap prigramnya bisa segera terealisasi karena dengan berdirinya Klinik nantinya akan berdampak besar peningkatan  derajat kesehatan masyarakat pedesaan.

KH. Solihin pembicara pengajian yang juga pengurus PCNU Kabupaten Batang mengatakan untuk membangun klinik agar cepat selesia kuncinya hanya satu kegotongtoyongan. Yakni dengan cara menggelorakan gerakan Infak dari PCNU sampai ke tingkat MWC, Ranting dan Anak ranting

“Gerakan ini telah kami lakukan di Kabupaten Batang, dan Alhamdulilah sampai sekarang telah terkumpul dana Rp 4 Miliar,” katanya.

Pengumpulan dana sampai Rp 4 miliar tidak sampai satu tahun. Sehingga apabila gerakan infak digalakan di Purbalingga maka dana Rp 750 juta bisa diperoleh dengan mudah. Untuk pengadaan tanah lanjut, Solihin dilakukan dengan cara mewakafkan tanah per meter perseginya.

“Warga nahdiyin me5rupakan warga dengan jumlah terbesar, sehingga mempunyai kekuatan yang besar untuk mewujudkan cita-cita yang mulia” pungkasnya (Sapto Suhardiyo)